Kisah Sukses: 10 Orang Yang Sukses Dari Nol
Kisah Sukses: 10 Orang Yang Sukses Dari Nol pastinya dapat memberi
inspirasi, terutama bagi para pengusaha dari nol yang tengah berjuang
mengembangkan bisnisnya. Walaupun Anda termasuk orang yang tidak
bermimpi untuk menjadi orang kaya, kisah-kisah ini mampu menunjukkan
contoh seberapa jauh tekad, keyakinan, dan ketekunan dapat menjadi
inspirasi dan faktor pengaruh dalam hidup Anda. Berikut adalah Kisah
Sukses: 10 Orang Yang Sukses Dari Nol.
# 10. John D. Rockefeller
Rockefeller lahir di Richford, New York dan mempunyai lima saudara.
Ayahnya adalah seorang pedagang keliling tetapi sayangnya mempunyai
moralitas yang kurang baik. Sebagian besar hidupnya, ayah Rockefeller
mencari berbagai trik dan skenario agar ia bisa terhindar dari kerja
keras atau tidak bekerja sama sekali. Ketika Ayahnya pergi selama
berminggu-minggu, Ibunya yang mengambil alih tugas memimpin keluarga.
Setelah dari New York, keluarga Rockefeller pindah ke Moravia dan
kemudian ke Owego. John mendapat pekerjaan di sebuah perpustakaan
setelah lulus dari sekolah dimana dari sana ia mendapat gaji sekitar $
50 dalam tiga bulan. Pada tahun 1859, Rockefeller memutuskan untuk
mendirikan bisnis dengan seorang temannya yang bernama Maurice B. Clark.
Keduanya mendirikan perusahaan kilang minyak yang dikerjakan secara
manual bersama-sama dengan dua orang karyawannya. Segera setelah itu,
Rockefeller membeli perusahaan Clark bothers dan menamainya Rockefeller
& Andrews. Akhir dari cerita, Rockefeller bisa mendirikan
Perusahaan Standard Oil dan menjadi miliarder pertama di dunia.
# 9. Liz Murray
Lahir di Bronx, New York, kehidupan Murray dimulai dengan catatan
buruk. Dia terlahir dari orang tuanya yang miskin, terinfeksi HIV,
kecanduan narkoba yang tidak mampu menyediakan kehidupan yang layak
untuknya. Pada usia sembilan tahun, Murray dan keluarganya hidup di
sebuah apartemen yang sangat kotor. Pada usia muda, 16 tahun, Murray
ditinggalkan oleh ibunya karena meninggal akibat AIDS. Ayahnya juga
menelantarkannya dan pindah ke tempat penampungan tunawisma. Dia bisa
duduk disekolah tinggi, tetapi karena kemalangannya ia sering tidur di
stasiun kereta bawah tanah, bangku taman, atau di rumah teman. Walaupun
tanpa pendidikan yang baik, Murray mampu lulus dalam dua tahun dan bisa
masuk kuliah di Harvard. Hari ini, Liz adalah pembicara inspirasional
yang berbicara tentang bagaimana tekad dan tidak peduli seberapa keras
kehidupan, Anda harus maju terus dan terus berjuang mencapai cita-cita.
Banyak film telah dibuat tentang kehidupannya.
# 8. Ozzy Osbourne
Osbourne lahir di Aston, Birmingham, Inggris. Ayahnya adalah pembuat
perkakas dan ibunya bekerja membuat komponen mobil. Orang tuanya
bekerja keras setiap hari untuk menghidupi Ozzy dan lima saudara
kandungnya. Osbourne tidak bisa berprestasi dengan baik di sekolah
karena ia dikatakan menderita disleksia. Karena itu, Ozzy lebih melirik
ke arah kegiatan ekstrakurikuler, seperti musik dan drama. Pada usia
15 tahun, Ozzy putus sekolah dan menjadi buruh konstruksi. Dia
berganti-ganti pekerjaan antara lain menjadi tukang ledeng, pembuat
perkakas, pekerja di rumah potong, dan kemudian menjadi pekerja di
pabrik mobil. Osbourne kadang-kadang terlibat masalah dan pernah
dituduh sebagai pelaku perampokan sebuah toko pakaian. Dia tidak bisa
membayar uang jaminan sehingga ia harus menghabiskan waktu di penjara.
Akhirnya, Osbourne memutuskan untuk menjadi penyanyi dari sebuah band
lokal dimana ia mendapat pengakuan atas bakatnya. Tak lama kemudian
dengan bantuan teman, Ozzy mampu membentuk band sendiri, Black Sabbath.
Sepanjang hidupnya, Ozzy berjuang dengan alkoholisme dan
penyalahgunaan narkoba. Dia telah dilarang manggung di kota-kota
tertentu, berkali-kali ditangkap, dan bahkan menyikasa istrinya,
Sharon. Namun, ia masih mampu menghasilkan sembilan album studio, tiga
album live, dan singel-single yang masuk top peringkat tangga lagu
Inggris.
# 7. J.K. Rowling
Rowling lahir di Yate, Gloucestershire, Inggris, yang dekat Bristol. Saat disekolah, menemukan cintanya pada menulis cerita
fantasi. Dia sering menulis cerita dan menceritakannya untuk adiknya.
Rowling sering pindah dari desa ke desa dan sering bepergian. Pada
bulan Desember 1990, ibu Rowling meninggal dan dia pindah ke Porto,
Portugal untuk mengajar Bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Sebelum
kematian ibunya, Rowling sudah mulai menulis novelnya yang terkenal
Harry Potter. Di Portugal, Rowling menikah, tetapi pasangan itu
dipisahkan pada tahun 1993. Dari pernikahan tersebut, dia mempunyai
seorang anak perempuan dan mereka berdua pindah ke Endinburgh,
Skotlandia. Selama ini, Rowling didiagnosa menderita depresi klinis dan
sering mencoba bunuh diri. Sekarang dia tidak bekerja dan hidup
sejahtera. Dia mampu menulis dan menyelesaikan novel pertamanya dengan
pergi dari kafe ke kafe yang berbeda. Saat ini, kekayaan J.K. Rowling
bernilai sekitar $ 1,1 miliar dan telah mampu menjual lebih dari 400
juta buku.
# 6. Richard Branson
Richard Branson lahir dari keluarga yang layak di Blackheath, London.
Orang tua dan kakeknya adalah Hakim Pengadilan Tinggi. Ia menerima
pendidikan yang baik, tetapi ia tidak melakukannya dengan baik di
sekolah. Alih-alih berfokus pada sekolah, Branson memutuskan untuk
mengkonsentrasikan waktunya untuk menanam pohon Natal dan memelihara
burung. Namun, kedua proyek tersebut gagal. Pada usia 16, Branson
menerbitkan majalah dan kemudian mendirikan bisnis kaset mail-order.
Pada tahun 1972, ia mampu membuka beberapa toko kaset, yang ia sebut
Virgin Records. Pada 1980-an, toko kasetnya mampu berkembang. Branson
menciptakan Virgin Atlantic Airwaves selagi memperluas Virgin Records,
yang menjadi label musik. Setelah memulai hidupnya sebagai seorang siswa
miskin dan tidak memiliki potensi dalam hidup, Branson kini menjadi
orang terkaya 245 di dunia. Dia juga membeli dua buah pulau di Karibia.
Cerita lengkapnya dapat Anda dibaca disini.
# 5. Chris Gardner
Chris tumbuh tanpa mengetahui siapa ayah kandungnya. Ibunya menikah dengan seorang pria yang benar-benar
menghancurkan hidupnya dan kehidupan ibunya. Ia diusir dari rumahnya
dan tidak punya tempat tujuan sehingga dia mendaftar di Angkatan Laut.
Setelah dari sana, Chris menjadi seorang salesman obat-obatan, menikah,
dan mempunyai anak. Namun, industri obat-obatan sedang menurun dan
Chris harus menemukan sumber pendapatan baru. Dia menemukan minat
sebagai pialang saham, setelah melihat broker saham yang menggunakan
Ferrari. Pada saat tersebut, Chris tidak punya uang dan istrinya pergi
meninggalkannya. Anaknya menjadi motivasinya, meskipun keduanya sempat
sampai tidur di kamar mandi stasiun kereta bawah tanah. Chris mampu
lulus ujian lisensi dan diterima bekerja di Sterns Bear. Di sini dia
menjadi sales lewat telepon untuk mendapatkan klien. Pada tahun 1987,
keadaan berbalik untuk Chris. Dia sudah memiliki rumah dan mulai
menghasilkan uang. Pada tahun yang sama, ia mampu untuk merintis
perusahaan pialang yang disebut Gardner Rich & Co.
# 4. H. Wayne Huizenga
Wayne lahir di Chicago, Illinois. Pada saat remaja, Wayne dan keluarganya pindah ke Florida, tapi dia akhirnya menyadari
bahwa ayahnya bukanlah sosok yang ia harus contoh. Ayahnya suka
menyiksa ibunya, tujuan pindah ke Florida dengan harapan untuk menjaga
perkawinan dari perceraian. Namun, ayah Wayne tidak berubah, dan dia
terus menerus melecehkan keluarganya. Wayne disana sampai sekolah
tinggi dan setelah itu pindah kembali ke Chicago untuk kuliah, namun
tak lama kemudian ia drop out. Dia kemudian mendaftar untuk menjadi
bagian dari Angkatan Darat dan berlatih disana. Setelah pelatihan ia
kembali ke Florida, membeli truk, dan mulai mengambil sampah sebagai
bidang bisnisnya. Tanpa disangka, bisnis angkutan sampahnya tumbuh
menjadi bisnis yang sangat sukses. Perusahaannya beroperasi di seluruh
Florida Selatan dan segera menjadi dikenal sebagai Waste Management
Inc. Tak lama kemudian, perusahaan Wayne dikenal di seluruh wilayah
Amerika. Wayne juga membeli toko Blockbuster, yang menjadi sukses
besar, dan akhirnya bergabung dengan Viacom. Sepanjang hidupnya, Wayne
telah mampu memiliki tiga perusahaan yang masuk Fortune 500 Companies.
# 3. Jim Carrey
Jim Carrey lahir di Ontario, Kanada. Awalnya, keluarga Jim itu
baik-baik saja. Ayahnya bekerja sebagai akuntan. Tetapi ketika Jim
semakin tumbuh besar, situasi keluarganya memburuk. Keluarganya harus
pindah ke Scarborough dan mereka semua bekerja di Pabrik Roda Titan. Jim
harus bekerja delapan jam sehari dan juga bersekolah. Namun tetap saja
sangat sulit untuk menjaga perekonomian keluarga tetap stabil. Setelah
keluar dari pabrik ke pekerjaan baru, keluarga Jim bahkan harus
tinggal di sebuah mobil van. Akhirnya, Jim memiliki keberanian untuk
berdiri dan memutuskan untuk bertindak mewujudkan mimpinya menjadi
pelawak. Dia melakukan stand-up komedi secara rutin dan Jim sangat
menyukai pekerjaannya. Begitu menyukainya sampai-sampai ia drop out
dari SMA. Jim mampu mempertunjukan bakatnya dan akhirnya mendapat peran
di komedi situasi yang berjudul The Duck Factory. Dia juga menjadi
salah satu pemeran di acara Living Color. Ini adalah titik balik untuk
Jim dan sejak saat itu Jim mulai berkecimpung dalam film layar lebar
seperti The Mask dan Ace Ventura. Saat ini ia adalah salah satu
komedian yang dibayar paling tinggi.
# 2. Andrew Carnegie
Meskipun Andrew Carnegie terbukti menjadi salah satu raksasa dari era
industri, ia pernah menjadi anak miskin dari Skotlandia. Ayahnya adalah
penenun alat tenun tangan, tapi begitu era industrialisasi mencapai
Skotlandia, pekerjaan ayahnya tidak lagi diperlukan. Selama
bertahun-tahun, keluarganya mengalami masa-masa sulit untuk memenuhi
kebutuhan, sehingga mereka memutuskan untuk memulai lagi dan pindah ke
Amerika. Pada usia tiga belas tahun, Andrew dan keluarganya pindah ke
Amerika dan dia mendapatkan pekerjaan di sebuah pabrik kapas. Dia
bekerja dua belas jam sehari, enam hari seminggu. Akhirnya dari situ
Andrew mendapat pekerjaan sebagai pengirim pesan telegraf. Karena etos
kerja yang besar, seseorang dari Perusahaan Pennsylvania Railroad
menawarinya pekerjaan, yang memungkinkan dia untuk mendapatkan uang
lebih banyak dan membuka jalan baginya untuk menaiki tangga karir
perusahaan. Setelah itu dia mulai berinvestasi di perusahaan kereta api
dan kemudian mendapatkan untung besar setelah berinvestasi dalam
industri baja. Keuntungan tersebut memungkinkan dia untuk memiliki
perusahaan baja sendiri, yang mampu memasukan 120 miliar kedalam
dompetnya.
# 1. Oprah Winfrey
Cerita tentang kekayaan Oprah mungkin sudah pernah Anda dengar atau Anda ketahui dengan baik. Oprah lahir dari dua orang
remaja yang tidak menikah di Mississippi. Setelah ia lahir, kedua
remaja tersebut mengakhiri hubungan mereka. Oprah dibesarkan oleh
neneknya yang miskin dan tidak mampu memberi banyak, tapi dia mengajari
Oprah membaca sebelum usia tiga tahun. Ketika Oprah berusia enam tahun
dia pindah ke kota Milwaukee untuk tinggal bersama ibunya. Walaupun
dengan berbagai keterbatasan, Oprah berprestasi secara akademis. Oprah
menjadi pemberontak dan lari dari rumah, hal ini memaksa ibunya
mengirimnya untuk tinggal bersama ayahnya di Tennessee. Dia menjadi
mahasiswa yang luar biasa dan banyak orang kagum kepadanya. Dia bekerja
dari host radio ke pembaca berita, dan kemudian menjadi host televisi.
Saat ini, dia memiliki acara dan saluran televisi sendiri serta
majalah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar